LACAK KALIMANTAN

Selasa, 13 Oktober 2026

Lantik Pejabat Pemkab Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif Tekankan Program Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menegaskan agar setiap program kerja perangkat daerah benar-benar memberikan dampak dan manfaat nyata bagi masyarakat. Seluruh program juga harus mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tanah Bumbu.

Penegasan tersebut disampaikan saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPT), Jabatan Administrator, dan Jabatan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026, Senin (12/10/2026).

Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa pelantikan merupakan bagian dari proses manajemen aparatur sipil negara (ASN) yang dilaksanakan secara berkelanjutan, objektif, dan profesional.

Menurutnya, jabatan yang dipercayakan kepada setiap pejabat merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan integritas, loyalitas, serta tanggung jawab tinggi.

Ia menjelaskan, peran pejabat yang dilantik sangat strategis dalam mendukung visi pembangunan daerah, yakni mewujudkan Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.

Tanah Bumbu yang maju, lanjutnya, membutuhkan aparatur yang mampu bekerja cepat, tepat, serta adaptif terhadap perubahan. Sementara itu, kemakmuran daerah memerlukan birokrasi yang mampu menghadirkan pelayanan publik berkualitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memastikan manfaat pembangunan dirasakan masyarakat.

Adapun nilai beradab harus tercermin melalui etika, kejujuran, serta sikap melayani dengan keteladanan.


Pejabat Diminta Menjadi Penggerak Organisasi

Andi Rudi Latif turut mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar kedudukan struktural, melainkan sarana pengabdian kepada masyarakat.

Setiap kebijakan, keputusan, dan tindakan pejabat harus berorientasi pada kepentingan rakyat, sesuai peraturan perundang-undangan, serta mencerminkan nilai keadilan dan kemanusiaan.

Kepada pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, ia berharap agar kepemimpinan dijalankan secara visioner dan kolaboratif, serta mampu menggerakkan seluruh potensi perangkat daerah.

Sementara itu, pejabat Administrator dan Pengawas diharapkan menjadi penggerak organisasi, memastikan pelaksanaan tugas berjalan efektif, serta memberikan teladan dalam disiplin dan kinerja.

Ia juga mengajak seluruh pejabat untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat sinergi lintas sektor, dan membangun budaya kerja yang berorientasi pada hasil.

Inovasi, menurutnya, perlu menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Pelayanan publik pun harus menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Menutup sambutannya, Bupati mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab demi mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu.


Adapun nama-nama pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. H. Ansyari Firdaus, S.Hut – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

2. dr. Laurensius Lungan, M.H., M.Kes. – Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor.

3. dr. I Made Haryadi Thenaya – Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan.

4. Elly Irawati, SKM., M.K.M – Kepala Bagian Umum RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor.

5. Isman Santoso, S.Kep.Ns., M.M. – Kepala Bidang Pelayanan Mutu RSUD dr. Andi Abdurrahman Noor.

6. Fitriyani, S.AB – Kepala Sub Bagian Perencanaan, Keuangan dan Aset Dinas Sosial.

7. Pratiwi Juhanida Lestari, S.KM., M.Kes. – Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kesehatan.

8. dr. Andri Wijanarko – Kepala Sub Bagian Hukum dan Kerjasama pada RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor.

9. dr. Dyni Iswatinnisa – Dokter Ahli Muda pada Puskesmas Batulicin dengan tugas tambahan sebagai Kepala Puskesmas Batulicin.

10. Putri Anggriani S.Farm., Apt. – Apoteker Ahli Pertama pada Puskesmas Batulicin dengan tugas tambahan sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Puskesmas Batulicin.

Senin, 12 Oktober 2026

Perkuat Pencapaian Target RPJMD 2025–2029, Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan Strategi Akselerasi Kinerja Pembangunan Daerah

BATULICIN (lacakkalimantansiber) — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Bappedalitbang meluncurkan inovasi Strategi Akselerasi Kinerja Pembangunan Daerah melalui perencanaan, pengendalian, evaluasi, monitoring dan inovasi terintegrasi menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab.

Inovasi tersebut untuk memastikan program dan belanja daerah semakin terarah pada pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Strategi Akselerasi Kinerja Pembangunan Daerah melalui perencanaan, pengendalian, evaluasi, monitoring dan inovasi terintegrasi menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab merupakan strategi transformasi tata kelola pembangunan yang menghubungkan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, evaluasi, dan inovasi. 

Melalui strategi ini, kontribusi setiap program dan anggaran terhadap sasaran pembangunan dapat ditelusuri, diukur, serta menjadi dasar perbaikan kebijakan.

Pengembangan inovasi ini dilatarbelakangi oleh perlunya memperkuat konsistensi pencapaian indikator pembangunan sampai kepada penguatan keselarasan antara sasaran pembangunan, program perangkat daerah, dan penggunaan anggaran.

Dalam pelaksanaannya menggunakan tiga pendekatan utama. Goal-Locking Mechanism mengikat program dan belanja pada sasaran pembangunan. Cross-Sectoral Cascading menyelaraskan kontribusi lintas perangkat daerah terhadap target yang sama. 

Sementara itu, Outcome-Based Monitoring and Evaluation menempatkan hasil pembangunan sebagai dasar pemantauan, evaluasi, dan tindakan korektif.

Dengan pendekatan tersebut, setiap perangkat daerah diarahkan untuk memahami perannya dalam pencapaian target RPJMD 2025–2029. Kolaborasi diperkuat agar program antarperangkat daerah saling mendukung, terutama dalam menangani persoalan pembangunan yang membutuhkan keterlibatan banyak sektor.

Teknologi informasi mendukung proses ini melalui pemetaan indikator makro, pohon kinerja, perjanjian kinerja, serta alur kerja yang menghubungkan program dengan sasaran pembangunan. Penerapannya juga didukung penguatan regulasi, kelembagaan, prosedur kerja, kompetensi aparatur, panduan penggunaan, dan video tutorial.

Dampaknya terhadap pencapaian indikator pembangunan serta efektivitas belanja akan dinilai melalui pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan.

Selanjutnya, penerapan Strategi Akselerasi Kinerja Pembangunan Daerah melalui perencanaan, pengendalian, evaluasi, monitoring dan inovasi terintegrasi menuju Tanah Bumbu Maju, Makmur dan Beradab disertai penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Melalui komitmen bersama, peningkatan kualitas data, dan tindak lanjut evaluasi, inovasi ini diharapkan memperkuat pencapaian target RPJMD 2025–2029 serta meningkatkan manfaat belanja publik bagi masyarakat Tanah Bumbu.

Kamis, 08 Oktober 2026

Pemkab Tanah Bumbu Luncurkan AKSI MAPPATUJU untuk Perkuat Pencapaian Target RPJMD 2025–2029


TANAH BUMBU (lacakkalimantansiber) — Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Bappedalitbang meluncurkan inovasi AKSI MAPPATUJU untuk memastikan program dan belanja daerah semakin terarah pada pencapaian target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

AKSI MAPPATUJU merupakan strategi transformasi tata kelola pembangunan yang menghubungkan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, monitoring, evaluasi, dan inovasi. Melalui strategi ini, kontribusi setiap program dan anggaran terhadap sasaran pembangunan dapat ditelusuri, diukur, serta menjadi dasar perbaikan kebijakan.

Pengembangan inovasi ini dilatarbelakangi oleh perlunya memperkuat konsistensi pencapaian indikator pembangunan sampai kepada penguatan keselarasan antara sasaran pembangunan, program perangkat daerah, dan penggunaan anggaran.

Dalam pelaksanaannya, AKSI MAPPATUJU menggunakan tiga pendekatan utama. Goal-Locking Mechanism mengikat program dan belanja pada sasaran pembangunan. Cross-Sectoral Cascading menyelaraskan kontribusi lintas perangkat daerah terhadap target yang sama. Sementara itu, Outcome-Based Monitoring and Evaluation menempatkan hasil pembangunan sebagai dasar pemantauan, evaluasi, dan tindakan korektif.

Dengan pendekatan tersebut, setiap perangkat daerah diarahkan untuk memahami perannya dalam pencapaian target RPJMD 2025–2029. Kolaborasi diperkuat agar program antarperangkat daerah saling mendukung, terutama dalam menangani persoalan pembangunan yang membutuhkan keterlibatan banyak sektor.

Teknologi informasi mendukung proses ini melalui pemetaan indikator makro, pohon kinerja, perjanjian kinerja, serta alur kerja yang menghubungkan program dengan sasaran pembangunan. Penerapannya juga didukung penguatan regulasi, kelembagaan, prosedur kerja, kompetensi aparatur, panduan penggunaan, dan video tutorial.

 Dampaknya terhadap pencapaian indikator pembangunan serta efektivitas belanja akan dinilai melalui pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan.

Selanjutnya, penerapan AKSI MAPPATUJU disertai penguatan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Melalui komitmen bersama, peningkatan kualitas data, dan tindak lanjut evaluasi, inovasi ini diharapkan memperkuat pencapaian target RPJMD 2025–2029 serta meningkatkan manfaat belanja publik bagi masyarakat Tanah Bumbu.

Rabu, 07 Oktober 2026

Tanah Bumbu Launching Dashboard AKSI SIMPATI untuk Pengelolaan Sampah Terpadu

 


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati melaunching Dashboard Aksi SIMPATI (Sistem Integrasi Manajemen Pengelolaan Sampah Terpilah Kabupaten Tanah Bumbu), Senin (28/9/2026). Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang terintegrasi, terukur, dan berbasis data.

Peluncuran yang berlangsung di Batulicin tersebut dihadiri Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, serta para Camat. 

*Aksi SIMPATI merupakan inovasi proyek perubahan strategis yang diinisiasi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu, Ir. Muhammad Risdianadi, S.Hut., M.M.*

Kepala DLH Tanah Bumbu, Ir. Muhammad Risdianadi, S.Hut., M.M., menjelaskan bahwa dashboard Aksi SIMPATI dirancang untuk memantau pengelolaan sampah secara berkala, mulai dari sumber hingga tahap pengolahan.

“Aksi SIMPATI ini dirancang untuk mempercepat, memperkuat, dan mengoptimalkan manajemen pengelolaan sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir," ujar Risdianadi.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyampaikan dukungan penuh terhadap inovasi tersebut. 

Menurutnya, Aksi SIMPATI sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah 2025–2030, khususnya dalam peningkatan kualitas lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Melalui Aksi SIMPATI, Bupati berharap kualitas lingkungan hidup di Tanah Bumbu semakin meningkat, berdampak pada kesehatan masyarakat, dan mendukung terwujudnya Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.

Dashboard Aksi SIMPATI memungkinkan pemantauan data penting seperti jumlah timbulan sampah, volume organik dan anorganik, residu, tingkat pengelolaan, performa unit pengolahan, produksi pupuk kompos, hingga kontribusi terhadap ekonomi sirkular.

Dengan sistem ini, Pemkab Tanah Bumbu menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola sampah yang modern dan berkelanjutan.

Selasa, 06 Oktober 2026

Sekda Tanbu Apresiasi Petugas Karhutla, Minta Warga Waspadai Ancaman Api ke Permukiman

 


BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tanah Bumbu, Yulian Herawati, mengapresiasi kerja keras seluruh petugas gabungan yang berjibaku siang dan malam dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Tanah Bumbu.

Apresiasi tersebut disampaikan Yulian Herawati saat memimpin apel gabungan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di halaman Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (5/10/2026).

Menurut Yulian, penanganan karhutla tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar), TNI, Polri, Manggala Agni, Basarnas hingga relawan pemadam kebakaran (BPK) mandiri yang dibentuk dan dikelola masyarakat.

Ia menilai dedikasi para petugas patut mendapat penghargaan. Bahkan, dalam kondisi tertentu, para petugas rela menunda makan dan mengesampingkan kepentingan pribadi demi memprioritaskan pemadaman api.

"Yang lebih keren adalah Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Meskipun bukan tupoksinya, mereka ikut berperan menyiapkan pasokan air menggunakan tangki. Termasuk PDAM yang juga bergabung. Alhamdulillah, banyak SKPD yang terlibat sehingga bagaimanapun banyaknya titik api tetap bisa ditanggulangi," ujarnya.

Yulian menegaskan, sinergi lintas instansi dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman karhutla yang hingga kini belum berakhir.

Di tengah upaya pemadaman yang masih berlangsung, ia meminta seluruh masyarakat Tanah Bumbu untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak menganggap remeh potensi kebakaran.

Pasalnya, berdasarkan laporan yang diterima, kebakaran lahan di sejumlah wilayah bahkan hampir merambah ke kawasan permukiman warga.

"Kita berharap api jangan sampai merambah ke perumahan, karena ada saja laporan setiap minggu bahwa api mengancam kawasan perumahan, terutama wilayah Gunung Tinggi dan Kersik Putih," ungkapnya.

Ia mengingatkan bahwa ancaman karhutla bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mengancam tempat tinggal warga.

Karena itu, Yulian mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran, tidak melakukan pembakaran lahan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap kolaborasi antara petugas gabungan, perangkat daerah, dan masyarakat terus diperkuat agar penanganan karhutla berjalan optimal serta kebakaran tidak meluas hingga ke kawasan permukiman. (rel)

Jumat, 02 Oktober 2026

Hari Kesaktian Pancasila 2026, Bupati Tanah Bumbu Apresiasi Personel Polres Berprestasi dalam P4GN



BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Momentum Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Bumbu menjadi ajang penghargaan bagi aparat kepolisian yang berprestasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyerahkan penghargaan kepada dua personel Polres Tanah Bumbu atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Kasat Resnarkoba Polres Tanah Bumbu AKP Anang Setyawan, S.H., serta Banit 1 Satresnarkoba Aipda Hendra Gunawan, yang dinilai berhasil menunjukkan komitmen dan kerja nyata dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

Prosesi penyerahan penghargaan berlangsung dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Kantor Bupati, Batulicin, Kamis (1/10/2026). Upacara ini dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat daerah, serta ratusan peserta dari berbagai instansi.

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah terhadap aparat yang telah bekerja keras menjaga generasi muda dari bahaya narkotika. Menurutnya, keberhasilan personel Polres Tanah Bumbu menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas narkoba.

“Penghargaan ini adalah wujud terima kasih pemerintah kepada aparat yang telah berjuang di garis depan melawan narkotika. Semoga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus berkontribusi demi Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab,” ujar Bupati.

Selain sebagai bentuk apresiasi, penghargaan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menekan peredaran narkotika. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah.

Hari Kesaktian Pancasila, Tanah Bumbu Hadirkan Habib Musthofa dalam Tabligh Akbar Sinergitas Merah Putih

 


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) menggelar Tabligh Akbar Aksi Sinergitas Merah Putih dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila. Kegiatan digelar di Ruang Terbuka Masjid Agung Al-Falah, Kecamatan Simpang Empat, Kamis, (1/10/2026).

Tabligh Akbar menghadirkan Al-Habib Musthofa bin Abdullah Al-Aydrus, pimpinan Majelis Zikir Syamsi Syumus Indonesia, sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak jamaah meneladani perjuangan para pahlawan dan ulama yang telah berkorban demi mempertahankan keutuhan bangsa dan negara.

Bupati Andi Rudi Latif mengajak jamaah untuk terus perkuat persatuan dan kebersamaan. 

"Melalui Aksi Sinergitas Merah Putih, mari kita perkuat persatuan dan kebersamaan. Sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci membangun Tanah Bumbu yang religius, kondusif, dan maju," ujar Bupati.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Aksi Sinergitas Merah Putih menjadi wadah untuk mendekatkan berbagai pelayanan kepada masyarakat, mulai dari administrasi kependudukan, kesehatan gratis, pelayanan sosial, perizinan, SIM dan Samsat keliling, hingga informasi dari Kementerian Haji dan Umrah.

Selain itu, Bupati Andi Rudi Latif menyampaikan bahwa Pemkab Tanah Bumbu bekerjasama dengan Bank Kalsel menyiapkan program pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UMKM, yang direncanakan mulai berjalan pada Oktober 2026, sebagai upaya mendukung usaha masyarakat dan mencegah praktik rentenir.

Bupati Andi Rudi Latif juga turut mengingatkan masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

 
Copyright © 2014 Lacak Kalimantan. Designed by OddThemes