LACAK KALIMANTAN

Sabtu, 28 Februari 2026

Tanah Bumbu Terima Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup


BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menganugerahkan kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Predikat Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 berdasarkan hasil Penilaian Akhir Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025.

Sertifikat diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup RI/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, kepada Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, Kamis (25/2/2026) di Jakarta dalam Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 yang dirangkai dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif mengatakan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 ini merupakan buah dari kerja kolektif seluruh elemen masyarakat Tanah Bumbu yang berhasil menampilkan kinerja optimal dalam pengelolaan kebersihan serta pengendalian sampah melalui kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, pelajar dan masyarakat.

"Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih Tahun 2025 ini menjadi dorongan berharga untuk terus memperkuat inovasi sekaligus memperkokoh tata kelola lingkungan yang berkelanjutan" ujar Bupati Andi Rudi Latif.

Satu Tahun Perjalanan Aksi Jumat Bersih sebagai Dukungan terhadap Gerakan Indonesia ASRI

Aksi Jumat Bersih yang digagas oleh Bupati Andi Rudi Latif sejak tahun 2025 telah berjalan selama satu tahun dengan melibatkan kolaborasi pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, pelajar, serta masyarakat.

Aksi Jumat Bersih di Tanah Bumbu ini menjadi bagian penting dalam mendukung kebijakan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Selain menerima Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dalam Pengelolaan Sampah, Kabupaten Tanah Bumbu juga memperoleh dukungan fasilitas berupa tiga unit motor sampah dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Partisipasi aktif dan prestasi yang diraih dalam Rakornas Pengelolaan Sampai 2026 ini semakin menegaskan posisi Kabupaten Tanah Bumbu sebagai daerah yang komitmen dalam mendukung agenda nasional pengelolaan lingkungan hidup, sekaligus mewujudkan Indonesia yang ASRI.

Rakornas dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan di dampingi Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian. Rakornas dihadiri oleh Gubernur, Walikota, dan Bupati seluruh Indonesia.

Jumat, 27 Februari 2026

TP PKK dan Dekranasda Tanah Bumbu Berbagi Takjil di Batulicin, Andi Irmayani Borong Dagangan UMKM

BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Suasana sore di Jalan Raya Batulicin, Kamis (26/02/2026), tampak berbeda dan jauh lebih semarak. Memasuki hari ke-8 Ramadan 1447 Hijriah, jajaran TP PKK dan Dekranasda Kabupaten Tanah Bumbu menggelar aksi sosial kolaboratif yang menyentuh hati masyarakat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua TP PKK Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif. Aksi sosial tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ajang silaturahmi hangat antara pemerintah daerah dan warga yang menjalankan ibadah puasa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian takjil kepada para pengendara yang melintas di Jalan Raya Batulicin menjelang waktu berbuka puasa. 

Warga tampak antusias menerima takjil gratis yang dibagikan oleh jajaran TP PKK dan Dekranasda Tanah Bumbu.

Setelah itu, acara dilanjutkan dengan siraman rohani melalui ceramah agama, sholat Maghrib berjamaah, serta buka puasa bersama yang digelar di Rumah Oleh-oleh Bersujud, Kawasan Pusat Niaga Bersujud, Simpang Empat.

Salah satu momen yang menarik perhatian masyarakat adalah aksi spontan Andi Irmayani yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda Tanah Bumbu. Dikenal ramah dan murah senyum, ia terlihat berinteraksi akrab dengan para pedagang kaki lima di sekitar lokasi kegiatan.

Tak hanya menyapa, Andi Irmayani juga memborong dagangan di beberapa lapak UMKM untuk kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat. Aksi tersebut disambut bahagia oleh para pedagang yang merasa terbantu secara ekonomi sekaligus mendapatkan dukungan moral di bulan suci Ramadan.

Langkah ini dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pelaku UMKM lokal yang terus berjuang meningkatkan perekonomian keluarga di tengah momentum Ramadan.

“Ramadan adalah momentum terbaik untuk mempererat tali silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Melalui kolaborasi PKK dan Dekranasda, kami ingin kehadiran TP PKK dan Dekranasda ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkap Andi Irmayani.

Aksi sosial Ramadan yang digelar TP PKK dan Dekranasda Tanah Bumbu ini diharapkan mampu memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal di Kabupaten Tanah Bumbu. (rel)

Selasa, 24 Februari 2026

Bupati Andi Rudi Latif Buka Pasar Ramadan “Aksi Bejual Wadai”, Siapkan Pinjaman Modal Tanpa Bunga untuk Lawan Pinjol di Tanah Bumbu



BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif resmi membuka Pasar Ramadan bertajuk “Aksi Bejual Wadai” yang digelar di seberang Masjid Al Falah, Simpang Empat, Senin (23/2/2026) sore. 

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus kabar gembira bagi pedagang melalui program pinjaman modal tanpa bunga untuk melawan pinjaman online (pinjol).

Pasar Ramadan yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporpar) Tanah Bumbu ini menghadirkan puluhan pelaku UMKM lokal dan akan berlangsung hingga 14 Maret 2026.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan nasional pengendalian inflasi pangan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) turut menghadirkan pasar murah di lokasi yang sama. Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat selama Ramadan.

Pembukaan “Aksi Bejual Wadai” diawali dengan penyerahan sertifikasi halal bagi UMKM, bantuan sosial kepada anak yatim piatu, serta fasilitas pembayaran digital QRIS dari Bank Kalsel untuk para pedagang. 

Digitalisasi transaksi ini menjadi bagian dari upaya mendorong UMKM naik kelas dan lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rudi Latif yang akrab disapa Bang Arul menyampaikan bahwa Pasar Ramadan bukan hanya ajang jual beli, tetapi juga wujud pelestarian nilai sejarah dan budaya masyarakat saat bulan suci.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk menampilkan kreativitas produk lokal sekaligus meningkatkan pendapatan usaha,” ujarnya.

Bang Arul menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat struktur ekonomi kerakyatan. Ia pun mengumumkan program bantuan modal usaha bagi pedagang dan pelaku UMKM, dengan skema pinjaman berbunga nol persen karena bunganya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.

“Program ini untuk memerangi pinjaman online (pinjol) yang bunganya mencekik. Pedagang tidak perlu lagi terjerat pinjaman dengan bunga tinggi,” tegasnya disambut tepuk tangan masyarakat.

Program pinjaman modal tanpa bunga ini diharapkan menjadi solusi konkret bagi pedagang kecil agar dapat mengembangkan usahanya secara sehat, aman, dan berkelanjutan tanpa tekanan bunga tinggi dari pinjol ilegal maupun tidak resmi.

Meski diiringi rintik hujan, usai peresmian Bang Arul bersama jajaran Forkopimda meninjau sejumlah lapak UMKM guna memastikan kenyamanan pedagang dan pengunjung selama Pasar Ramadan berlangsung.

Melalui “Aksi Bejual Wadai” dan program pinjaman modal tanpa bunga, Pemkab Tanah Bumbu menegaskan keberpihakan kepada pedagang kecil serta komitmen nyata dalam melindungi masyarakat dari jeratan pinjol, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih kuat dan mandiri.

Jumat, 20 Februari 2026

Pemkab Tanah Bumbu Sambut 16 Dokter Internship 2026, Perkuat Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUD dan Puskesmas

BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyampaikan selamat datang dan selamat bergabung kepada para Dokter Internship yang akan melaksanakan tugas dan pengabdian di wilayah Kabupaten Tanah Bumbu tahun 2026.

Kehadiran para Dokter Internship ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tanah Bumbu, baik di rumah sakit maupun di puskesmas.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Bumbu melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Tanah Bumbu, Yulian Herawati, saat membuka kegiatan Orientasi Peserta Dokter Internship Tahun 2026, Kamis (19/02/2026), di Aula RSUD H Andi Abdurrahman Noor, Kecamatan Batulicin.

Dalam sambutannya, Sekda Yulian Herawati menegaskan bahwa Program Internship Dokter Indonesia merupakan tahapan strategis dalam proses pembentukan dokter yang profesional, kompeten, dan berintegritas.

“Masa internship adalah fase pemantapan kompetensi, penyesuaian dengan sistem pelayanan kesehatan, serta penguatan nilai-nilai etika dan tanggung jawab profesi,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penguatan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembenahan tata kelola layanan agar semakin tertib dan akuntabel.

Menurutnya, Dokter adalah pelayan masyarakat yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.

“Kita tidak boleh memasang muka cemberut. Dokter harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Banyak pelayanan yang tidak bisa dinilai dengan uang, semoga menjadi amal kebaikan yang dibalas oleh Allah SWT,” kata Sekda.

Ia menambahkan, peran dokter tidak hanya sebatas memberikan obat secara medis, tetapi juga memberikan ketenangan dan semangat kepada pasien. Bahkan, senyum dan empati seorang dokter bisa menjadi bagian dari proses penyembuhan.

“Kadang pasien hanya ingin berkeluh kesah. Setelah berkonsultasi dengan dokter, hatinya menjadi lega. Terutama pasien lansia, tentu penanganannya berbeda dengan pasien usia muda,” jelasnya.

Sekda juga mengingatkan para Dokter Internship untuk melatih kesabaran dalam melayani pasien, mengingat setiap pasien memiliki karakter yang berbeda-beda.

“Saya harap para dokter internship harus sabar dalam melayani pasien, karena ini adalah masa pembelajaran bagi kalian,” pesannya.

Diketahui, sebanyak 16 Dokter Internship dari berbagai daerah dan universitas akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Tanah Bumbu. Mereka akan bertugas di RSUD H Andi Abdurrahman Noor serta secara bergantian menjalankan tugas di sejumlah puskesmas sesuai dengan kelompok masing-masing.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Tanah Bumbu Hj. Narni, Direktur RSUD H Andi Abdurrahman Noor, para dokter, serta pejabat terkait lainnya.

Melalui program Dokter Internship 2026 ini, diharapkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Tanah Bumbu semakin optimal dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Selasa, 17 Februari 2026

Perkuat Pembangunan Berbasis Riset, Bupati Andi Rudi Latif Teken Kerja Sama Strategis dengan Universitas Widya Gama Malang

BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Bupati Andi Rudi Latif menandatangani Kesepakatan Bersama (KSB) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Widya Gama Malang. Penandatanganan tersebut dilaksanakan di kampus Universitas Widya Gama Malang, Senin (16/02/2026).

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat yang mendukung pembangunan daerah berbasis teknologi dan inovasi.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, dalam sambutannya menyampaikan pesan optimisme atas terjalinnya kolaborasi tersebut. Ia menegaskan bahwa kemitraan ini merupakan langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan di era transformasi digital.

“Kesepahaman ini mencerminkan komitmen bersama untuk mendorong kemajuan pendidikan, memperkuat budaya riset, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mengembangkan inovasi daerah melalui kolaborasi perguruan tinggi dan pemerintahan,” ujar Andi Rudi Latif.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Di sisi lain, pemerintah daerah bertanggung jawab menghadirkan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia menjelaskan, para pihak sepakat bahwa tujuan kerja sama ini mencakup peningkatan dan dukungan terhadap kegiatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga pengembangan kewirausahaan.

Bupati menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan ilmu pengetahuan dan riset agar program yang dijalankan tepat sasaran serta berkualitas. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai menjadi kekuatan besar dalam mendorong kemajuan daerah.

Lebih lanjut, Andi Rudi Latif menyebutkan bahwa kerja sama ini juga merupakan tindak lanjut dari peluncuran program Beasiswa Ber-Aksi yang telah digagas Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

“Kerja sama ini juga merupakan salah satu tindak lanjut atas pelaksanaan launching program Beasiswa Ber-Aksi, di mana beasiswa ini dirancang untuk memberikan dukungan pendidikan yang luas dan merata,” jelasnya.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Tanah Bumbu semakin terbuka, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Bupati pun berharap implementasi kerja sama tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata. Ia menegaskan pentingnya pelaksanaan program yang konkret, terukur, dan berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Sementara itu, Rektor Universitas Widya Gama Malang, Anwar, menyampaikan apresiasi dan sambutan hangat kepada Bupati Tanah Bumbu beserta jajaran. Ia memuji langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi.

"Kami siap mendukung Kabupaten Tanah Bumbu melalui riset terapan, pengembangan inovasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing,” ujar Anwar dalam sambutannya.

Ia menambahkan, pihak universitas berkomitmen untuk mengimplementasikan kesepakatan tersebut secara profesional dan berkelanjutan.

“Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya sebatas dokumen, tetapi diwujudkan dalam program nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Tanah Bumbu, Yulian Herawati, dan Kepala SKPD terkait yang mendampingi bupati. 

Acara ditutup dengan penandatanganan dokumen kerja sama dan penyerahan plakat sebagai simbol komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat kolaborasi pembangunan daerah.

Pengembangan SDM, Bupati Andi Rudi Latif Lakukan Penjajakan Kerjasama dengan AKABI

BATULICIN (lacakkalimantansiber) - Andi Rudi Latif melakukan kunjungan kerja ke Akademi Alat Berat Indonesia (AKABI), Senin (16/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka menjajaki potensi kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan institusi pendidikan vokasi tersebut.

Kedatangan Bupati Tanah Bumbu disambut langsung oleh Direktur AKABI, Yuke Hary Laksono, S.T., M.Sc., bersama jajaran manajemen kampus. 

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan konstruktif dengan fokus pembahasan pada pengembangan sumber daya manusia yang relevan dengan kebutuhan industri.

Dalam agenda tersebut, Bupati Andi Rudi Latif turun langsung meninjau berbagai fasilitas pendidikan dan praktik yang dimiliki kampus. Ia melihat dari dekat unit-unit alat berat yang digunakan sebagai sarana pelatihan mahasiswa, serta ruang pembelajaran yang menunjang sistem pendidikan berbasis kompetensi.

Peninjauan itu menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan lembaga dalam mencetak tenaga kerja terampil.

Bupati tampak berdialog dengan pengelola kampus mengenai kurikulum, sertifikasi, serta pola pelatihan yang disesuaikan dengan standar industri.

Kunjungan ini dilatarbelakangi oleh besarnya kebutuhan sumber daya manusia yang mumpuni di Tanah Bumbu. Daerah tersebut dikenal memiliki potensi sumber daya alam yang besar, sehingga membutuhkan tenaga kerja lokal yang terlatih dan siap bersaing.

Bupati Andi Rudi Latif menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kekayaan alam, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia. Menurutnya, peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal menjadi kunci agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa putra-putri Tanah Bumbu mampu mengisi peluang kerja di daerahnya sendiri. Potensi sumber daya alam kita sangat besar, sehingga harus didukung oleh SDM yang terampil dan profesional,” ujar Andi Rudi Latif.

Ia juga menambahkan bahwa penjajakan kerja sama ini diharapkan dapat menghasilkan program konkret, mulai dari pelatihan khusus, pendidikan vokasi, hingga sertifikasi kompetensi bagi masyarakat Tanah Bumbu. Pemerintah daerah, kata dia, siap memberikan dukungan agar kolaborasi tersebut dapat segera direalisasikan.

Direktur AKABI, Yuke Hary Laksono, mendampingi langsung Bupati selama peninjauan fasilitas kampus dan memaparkan berbagai potensi yang dimiliki institusi tersebut, khususnya dalam pengembangan tenaga operator dan teknisi alat berat yang sesuai standar industri nasional.

Dalam sesi diskusi, kedua pihak membahas peluang sinergi antara pemerintah daerah dan dunia pendidikan vokasi guna menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai. Kerja sama ini dinilai strategis untuk menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang di Tanah Bumbu.

Sebagai bentuk apresiasi atas kunjungan tersebut, pihak kampus menyerahkan plakat kepada Bupati Tanah Bumbu. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Direktur AKABI sebagai tanda penghormatan sekaligus komitmen awal membangun kemitraan berkelanjutan.

Kunjungan ini menegaskan komitmen Bupati Tanah Bumbu dalam mendorong penguatan kualitas SDM daerah. Dengan potensi sumber daya alam yang besar, langkah menggandeng lembaga pendidikan vokasi seperti AKABI dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk menciptakan tenaga kerja unggul dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Minggu, 15 Februari 2026

Bupati Andi Rudi Latif Buka Bimtek E-Monev Pro 2026, BerAKSI Wujudkan Kinerja Pemerintahan yang Optimal dan Profesional

BATULICIN (lacakkalimantansiber) – Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi E-Monev Pro Tahun 2026 yang digelar di Banjarbaru, Jumat (13/2/2026). 

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) berbasis digital di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati Andi Rudi Latif mengatakan Bimtek E-Monev Pro menjadi langkah strategis mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

Digitalisasi pemantauan dan evaluasi memastikan program tepat sasaran, anggaran efisien, serta kinerja optimal. 

Upaya ini diharapkan meningkatkan kepercayaan publik dan memberi dampak nyata bagi pelayanan publik serta kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu.

Secara khusus, Bupati memberikan perhatian kepada para Kepala Subbagian Perencanaan dan Pelaporan di setiap perangkat daerah. Mereka disebut sebagai elemen teknokratik yang menentukan kualitas indikator kinerja, target tahunan, output dan outcome program, hingga integrasi perencanaan dengan penganggaran. Kesalahan dalam menetapkan indikator atau target dinilai berpotensi berdampak pada ketidaktepatan kebijakan dan inefisiensi anggaran.

Dalam arahannya, Bupati juga menegaskan pergeseran paradigma dari incremental planning menuju transformational planning. Perencanaan tidak lagi sekadar menambah atau mengurangi program dari tahun sebelumnya, melainkan harus berani menciptakan perubahan nyata dalam struktur ekonomi, sosial, dan pelayanan publik. Begitu pula dengan penganggaran, yang harus beralih dari incremental budgeting menjadi outcome-based budgeting.

Digitalisasi menjadi salah satu penekanan utama dalam Bimtek tersebut. E-Monev dan e-SAKIP dipandang bukan sekadar aplikasi, melainkan platform manajemen kinerja berbasis data real time yang memungkinkan pimpinan daerah memantau capaian program, realisasi anggaran, risiko keterlambatan, serta performa perangkat daerah secara terintegrasi.

Bupati menyampaikan lima arahan strategis, yakni perencanaan berbasis data dan bukti, indikator kinerja yang SMART, penganggaran yang dikaitkan dengan outcome, evaluasi independen yang ditindaklanjuti, serta tanggung jawab kolektif seluruh pimpinan perangkat daerah terhadap hasil kinerja.

Ia mengajak seluruh peserta Bimtek untuk menjadi perencana strategis, manajer kinerja, dan agen transformasi birokrasi. Setelah kegiatan ini, setiap perangkat daerah diminta memperbaiki indikator kinerja, mengintegrasikan perencanaan dan penganggaran, serta menggunakan e-SAKIP dan e-Monev secara disiplin dengan pendampingan berkelanjutan dari Inspektorat dan Bagian Organisasi.

Bimtek menghadirkan narasumber Direktur Pusat Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Jakarta, Andi Erwing. Kegiatan turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Bumbu, Staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, Camat dan Lurah se-Kabupaten Tanah Bumbu, serta para Kasubbag yang menangani pelaporan pada SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang cepat, profesional, adaptif, kolaboratif, dan berbasis data demi mewujudkan pembangunan daerah yang berdampak nyata bagi masyarakat.

 
Copyright © 2014 Lacak Kalimantan. Designed by OddThemes